My Profil

Diuretik Untuk Pengobatan Hipertensi

Diuretik Untuk Pengobatan Hipertensi | Sebelumnya mari kita ketahui dulu apa itu hipertensi dan apa itu diuretik

Apakah Hipertensi itu??
Hipertensi adalah peningkatan tekanan darah pada suatu level tertentu dan bertahan 3 kali pengukuran berselang selama 3 minggu yang dapat menyebabkan kerusakan tubuh.

Apakah Diuretik itu dan Bagaimana Cara Kerjanya??
Yang dimaksud dengan diuretikadalah zat yang dapat meningkatkan produksi air seni. Diuretik bekerja dengan cara membantu mengubah kelebihan air menjadi urine dan mengurangi kandungan garam dan membuangnya dari dalam tubuh. peningkatan eliminasi urine menyebabkan berkurangnya volume total irkulasi darah, sehingga menyebabkan penurunan tekanan darah. Beberapa diuretik juga bisa melebarkan pembuluh darah (vasodilatasi).

Bagaimana Seharusnya Menggunakan Diuretik??
Diuretik biasa digunakan per-oral 1 x sehari pada pagi hari. Jangan menggunakan diuretik pada malam hari, karena bisa membuat anda sering terbangun untuk buang air kecil.

Apakah ada Efek Sampingnya??
Diuretik dapat menimbulkan serangan gout akut pada pasien yang memiliki kecenderungan untuk gout, karena diuretik dapat meningkatkan kadar asam urat dalam sirkulasi darah. Pada dosis yang berlebihan, diuretik dapat menyebabkan lemah, letih, kram dan abnormalitas kimiawi pada darah. Namun biasanya obat ini masih dapat ditoleransi dengan baik oleh tubuh. Obat-obat ini dapat menimbulkan eliminasi kalium yang berlebihan. Kalium merupakan unsur penting dalam tubuh karena berfungsi memberikan keseimbangan elektrolit tubuh. Dokter dapat meresepkan suplemen kalium oral jika perlu.

Laporkan kepada dokter bila Anda:
  • Mengalami efek yang tidak diinginkan selama pengobatan
  • Terjadi kemerahan pada kulit yang mungkin disebabkan oleh diuretik
Nama Sediaan: Bendrofluazide 2,5 mg; 5 mg (Bendroflumentazid, Corzid), Klortalidon 50 mg (Hygroton, Tenoret, Tenoretic), Hidroklortiazide 12,5 mg; 25 mg (Capozide, Serapes, Tenazide), Indapamide hemihidrat 2,5 mg (Natrilix/SR), Metolazon 5 mg (Zaroxolin), Xipamide 20 mg (Diurexan), Furosemide 20 mg (Farsix, Impugan, Lasix, Furosix, Uresix), Bumetanide 1 mg (Burinex), Torasemid 2,5 mg (Torem, Unat), Amiloride 5 mg (Puritrid), Spironolakton 25 mg (Aldactone, Carpiaton, Letonal), Manitol 10%; 20%, Asetazolamide 250 mg (Diamox, Glaucon).

Share this post!
Facebook Delicious Digg! Twitter Linkedin StumbleUpon
Technorati Google Bookmarks Mixx Yahoo! Newsvine Reddit

Artikel Terkait:

2 komentar:

Kedai Obat said...

thanks ya buat info farmasinya.. :c:

info : mau cari link yg berkualitas? Komen aja di blog dofollow, langsung dapet Backlink tanpa pasanga atau tukeran link.. Blognya juga punya PR tinggi, klik aja disini.. trims

Daftar Blog Dofollow PR Tinggi

NgePas said...

OK thanx.. langsung ke TKP!

:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( =))

Post a Comment

Silahkan beri komentar + smiley dengan cara memasukkan kode smileynya NO SPAM...!!! Hatur nuhun sebelumnya..